Jakarta

Search Box

Translate to:

Pages

Categories

Archives

Meta


Kita tidak akan pernah melakukan perbaikan kalau kita tidak melakukan pengukuran. Dalam perusahaan, pengukuran dilakukan untuk mengetahui kinerja. Tools yang penting untuk mengukur kinerja dan membandingkan kinerja perusahaan dengan perusahaan lainnya adalah Key Performance Indicator (KPI). Mungkin ada diantara kita yang bertanya apa sesungguhnya KPI itu dan apakah semua ukuran kinerja adalah KPI?

David Parmenter dalam bukunya Key Performance Indicators: Developing, Implementing and using Winning KPIs menjelaskan bahwa ada tiga tipe pengukuran kinerja yaitu:

    1. Key Result Indicators (KRIs)

    2. Performance Indicators (PIs)

    3. Key Performance Indicators (KPIs)

Selanjutnya, David juga menjelaskan bahwa masing-masing dari ketiga pengukuran tersebut mempunyai karakteristik yang berbeda. Namun, sebelum membahas perbedaannya, mari kita lihat bagaimana keterkaitan antara KRIs, PIs dan KPIs melalui gambar di bawah ini.

Gambar : Tiga Tipe pengukuran Kinerja


Gambar di atas, menjelaskan hubungan antara ketiga pengukuran yang dianalogikan seperti sebuah bawang. Kulit luarnya menjelaskan kondisi keseluruhan bawang dan semakin dikupas lapisan kulitnya, maka semakin banyak kita menemukan informasi. Lapisan-lapisan kulit bawang tersebut menunjukan berbagai pengukuran kinerja, namun inti (core) nya adalah Key Performance Indicators.

Lalu, karakteristik apakah yang membedakan antara KPIs dan dua pengukuran lainnya? Nantikan pada tulisan selanjutnya.

(bersambung)

Post tags:

No Comments

No comments yet.

RSS feed for comments on this post.

Sorry, the comment form is closed at this time.